Teknik Transportasi Pasien - Dalam beberapa tahun belakangan ini angka cedera punggung dalam pekerjaan khususnya perawat semakin meningkat, ini diakibatkan kesalahan teknik pada saat membungkuk untuk mengangkat pasien. 
Kebanyakan cedera punggung yang terjadi yaitu ketegangan pada otot-otot lumbal, Perawat sangat beresiko tinggi mengalami cedera pada otot lumbal saat mengangkat, memindahkan ataupun mengubah posisi pada pasien. Maka dari itu, sebelum cedera terjadi kepada anda lebih baik memperhatikan keselamatan diri dan mempelajari tekniknya.
Dalam dunia keperawatan dalam Transportasi Pasien terdapat 3 bentuk yaitu mengangkat, memindahkan dan mengubah posisi pasien.


TEKNIK MENGANGKAT
Kriteria yang paling mendasar saat akan melakukan pengangkatan yaitu:
  1. Posisi Beban
    Posisi beban (pasien) haruslah terjangkau dari perawat, artinya posisi beban harus sedekat mungkin dengan pengangkat. Tinggi objek yang akan diangkat secara vertikal sebaiknya sedikit diatas jari tengah seseorang dengan lengan tangan tergantung disamping.
  2. Posisi Tubuh
    Posisi tubuh saat mengangkat sangat bervariasi sesuai dengan keadaan klien. Posisi tubuh harus tegak dengan batang tubuh saat akan mengangkat sehingga otot-otot multipel sama dan sinkron.
  3. Berat Maksimun
    Sebagai seorang perawat harus mengetahui berat maksimun yang dapat iya angkat, sehingga aman bagi perawat dan klien. dikatakan terlalu berat jika objek sama dengan atau lebih dari 35% berat badan perawat.
TEKNIK MEMINDAHKAN
Perawat biasanya memberikan perawatan kepada klien dengan cara imobilisasi baik memindahkan dari tempat tidur ke kursi roda, ataupun sebaliknya. saat pemindahan tersebut ada beberapa prosedur  yang harus diperhatikan yaitu :
  1. Naikkan sisi yang bergerak pada tempat tidur dengan posisi yang berlawanan arah dengan perawat sehingga mencegah klien jatuh.
  2. Meninggikan tempat tidur sehingga terasa nyaman 
  3. sebelumnya kaji imobilisasi kekuatan otot klien sehingga bisa memperhitungkan cara membantunya saat akan dipindahkan.
  4. Tentukan kebutuhan akan bantuan yang diperlukan klien
  5. menjelaskan kepada klien tentang prosedur dan tujuan dilakukannya pemindahan
  6. memperhatikan kesejajaran tubuh yang benar dan area tekanan setelah memindahkan klien
TEKNIK MENGUBAH POSISI
Klien penderita gangguan fungsi skeletal, saraf atau pelemahan kekuatan otot tidaklah mampu menggerakkan tubuhnya sehingga perawat haruslah membantu dalam hal mengubah posisi klien untuk mendapatkan kesejajaran tubuh yang tepat selama berbaring ataupun duduk.
Jenis-Jenis Pengaturan Tubuh klien :
  1. Posisi fowler
  2. posisi semi fowler
  3. posisi sim
  4. posisi trendelenburg
  5. posisi dorsal recumbent
  6. posisi lithotomi
  7. posisi genu pectoran

Demikian Artikel Ampuh Mengenai  Teknik Transportasi Pasien, yang dapat membantu kita mempelajari mengenai teknik pemindahan, teknik mengangkat dan teknik mengubah posisi pada pasien atau klien, pelengkap tugas sekolah dalam bidang Keperawatan dan keperluan lainnya, Semoga bermanfaat. 
 
Axact

Abdillah.S.A.S

Hanya Seorang Penulis Blog yang blognya selalu di copy paste tanpa ampun, dan Sekarang beralih menjadi penulis wisata di Aneka Wisata Nusantara

Post A Comment:

0 comments: